Potensi Pertanian Aceh

MapDaerah Aceh memiliki potensi besar di bidang pertanian dan perkebunan. Pertanian di daerah Aceh meng-hasilkan beras, kedelai, ubi kayu, ubi jalar, jagung, kacang kedelai, sayur-sayuran, dan buah-buahan. Se-dangkan di bidang perkebunan, daerah Aceh meng-hasilkan coklat, kemiri, karet, kelapa sawit, kelapa, ko-pi, cengkeh, pala, nilam, lada, pinang, tebu, tembakau, dan randu.

Produksi hasil pertanian di Aceh menunjukkan data-data berikut: luas panen padi sawah dan ladang pada tahun 1997 adalah 337.561 Ha dengan produksi 1.382.905 ton; luas panen jagung adalah 25.312 Ha dengan produksi 58.312 ton; luas panen ubi kayu adalah 4.795 Ha dengan produksi 59.782 ton; luas panen ubi rambat adalah 3.220 Ha dengan produksi 31.345 ton; dan luas panen kacang kedelai adalah 71.252 Ha dengan produksi 90.517 ton.

Jumlah panen hasil pertanian tahun berikutnya (1998) adalah seperti berikut: luas panen padi sawah dan ladang 365-892 hektar, hasil produksinya 1.486.909 ton; luas panen ubi jalar 2.750 hektar, hasil produksinya 26.401 ton; luas panen ubi kayu 5.477 hektar, hasil produksinya 65.543 ton.

Daerah Aceh juga banyak menghasilkan sayur-sayuran dan buah-buahan, seperti bawang merah, cabe, kubis, kentang, kacang panjang, tomat, ketimun, pisang, mangga, rambutan, nangka, durian, jambu biji, pepaya, dan melinjo.

Hasil perkebunan utama dari Aceh pada tahun 1998 adalah kelapa sawit 258.315 ton dari hasil perkebunan rakyat dan 231.798 ton dari perkebunan swasta besar; karet 47.620 ton hasil perkebunan rakyat dan 17.153 ton perkebunan besar; coklat 8.865 ton hasil perkebunan rakyat dan 1.821 ton perkebunan besar; kelapa. 89.801 ton hasil perkebunan rakyat; kelapa hebrida 4.088 ton hasil perkebunan rakyat; kopi 41.244 ton hasil perkebunan rakyat; cengkeh 1.016 ton hasil perkebunan rakyat; Pala 7.130 ton hasil perkebunan rakyat; nilam 250 ton hasil perkebunan rakyat; kemiri 17.704 ton hasil perkebunan rakyat dan tebu 16.130 ton hasil perkebunan rakyat.

 

Sumber daya pertanian di Aceh tersebar di daerah Subulussalam, Singkil, Kota Lokop, dan Pulau Banyak. Potensi hasil perkebunan rakyat dan kehutanan tersebar di Krueng Jreu, Krueng Baro, Seulimun dan Takengon, meliputi komoditas utama kayu, kulit kayu, dan rotan.

10 Responses to “Potensi Pertanian Aceh”


  1. 1 agus rhoma Agustus 5, 2008 pukul 1:56 am

    Salam Sukses untuk petani Indonesia.Saat ini, saya telah membudidayakan buah naga jenis super red dengan populasi sekitar 3200 pohon. lokasi kebun saya di Malang Jatim. Dan memiliki persediaan bibit 15000 pohon dengan ukuran 30cm-120cm.. Apabila ada rekan yang berminat untuk investasi di buah naga merah, bisa hubungi saya di 081805028933 atau 022-76000168.
    email : sundayn16ht@yahoo.com
    web : http://www.dragononmalang.blogs.friendster.com

  2. 2 Andri Oktober 22, 2010 pukul 1:03 pm

    Sya mau tanya, problem pertanian apa yg saat ini dihadapi di Aceh?
    Salam kenal,
    Andri W.
    Mahasiswa Teknologi Bioproses
    Angk 2009

  3. 3 Muri Wandany Januari 8, 2011 pukul 11:48 pm

    good artikel,..

    izin share yaa akhii…????

  4. 4 JUNAIVI Februari 12, 2011 pukul 1:36 pm

    saya rasa pemerintah harus lebih besar lagi berperan dalam mengembangkan potensi yang ada di aceh, baik dari segi APBD dan lain sebagainya. trm ksh

  5. 5 Hokage C4-Sylva November 28, 2011 pukul 1:54 pm

    kira-kira sektor perkebunan kopi masih bisa jadi andalan tidak di aceh?? kalau bisa, selain di gayo, di mana lagi ya??

  6. 6 Geubrina April 16, 2012 pukul 5:19 am

    saya mahasiswi IPB asal aceh ingin menjawab pertanyaan. kendalan yang dihadapi aceh saat ini adalah kurangnya SDM yang layak pada sektor pertanian. ada mindsett bahwa pertanian sangat direndahkan.

  7. 8 SEGER Juni 29, 2014 pukul 4:25 pm

    Assallamuallaikum wr.wb

    Kebetulan sebelum puasa ramadan kami sempat berkunjungan ke Aceh atas permintaan surat tugas Direktorat Perlindundungan Tanaman Hortikultura Kementrian Pertanian dan Dispertan Prov.Aceh dalam rangka pembekalan petani dan petugas Klinik PHT ,kami sebagai narasumber Tular Ilmu Klinik Tanaman Ramah Lingkungan .

    Ada hal yang sangat penting dalam pertemuan ini ,ternyata petani aceh lupa menerapkan ilmu pertanian islam .

    Budidaya tanaman harus di awali dengan niat Doa izin Allah untuk menumbuhkan tanaman dan lainnya belum di lakukan.

    Smoga Allah membuka pintu hidayah kepada seluruh petani aceh .

    Maha benar Allah dari segala firmannya .

    Mari kita mulai ilmu pertanian islam :

    – Berbicara ilmu budidaya tanaman dengan iman
    – Melakukan penelitian untuk mengetahui kebesaran Allah
    – Budidaya tanaman sesuai dengan syarat -syarat petani islam

    Tidak ada pakar ,gelar dalam dunia pertanian, yang ada mengungkap rahasia rahasia kebesaran Allah dalam dunia pertanian agar menjadi petunjuk para petani mendapatkan rezeki yang halal sesuai tuntunan Al Qur’an .

    Salam Pertanian Rasional Ramah Lingkungan
    http://www.petanipeneliti.webs.com

  8. 9 nisa Januari 27, 2016 pukul 4:36 am

    Pertanian Aceh memiliki banyak potensi terbaik. lahan yang subur yang membentang dari pinggir pantai samapi pegunungan merupakan potensi terbaik yang dimiliki aceh.


  1. 1 Potensi Pertanian di Aceh | putratani Lacak balik pada Maret 29, 2013 pukul 11:52 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Selamat Datang

Di Website LPSA
Lembaga Penelitian Sejarah Aceh
Alamat sekretariat:
Jl. Meurandeh, Kota Langsa.
E-Mail : lpsaceh@yahoo.com

Jumlah Pengunjung

  • 25,936 hits

Pengunjung Dari


Google Statistik for me
Status Anda :
IP
Peta Asal Pengunjung

%d blogger menyukai ini: